• MTS NEGERI 23 JAKARTA
  • DUA TIGA

Meneladan Kesabaran Nabi Yusuf

Salah satu yang terpilih oleh Allah SWT sebagai pribadi yang sabar adalah Nabi Yusuf. Kesabarannya diabadikan di Alquran surah Yusuf.

Kehidupan Nabi Yusuf tidak lepas dari cobaan. Selesai satu, datang lagi cobaan. Ada yang sama kadarnya, malahan ada yang lebih berat.

Awalnya, para saudara Nabi Yusuf iri atas kasih sayang bapaknya pada Yusuf. Akhirnya, dengan tipu daya, Yusuf berhasil mereka singkirkan. Kemudian datang cobaan yang berat, yaitu istri al-Aziz. Setelah menyusul lagi cobaan penjara tanpa sebab yang jelas atau sah.

Cobaan susah telah berlalu, akhirnya datang cobaan kesenangan dan kemewahan. Nabi Yusuf merupakan seorang menteri yang bertanggung jawab pada pertanian, perekonomian, dan persediaan pangan seluruh negeri.

Jika dilihat dari sudut pandang kekinian, posisi tersebut dianggap sebagai kementerian yang "basah". Anggapan ini sama sekali tidak berlaku dan tidak menggoyahkan keteguhan keimanan Nabi Yusuf.

Lengkap sudah cobaan yang dijalaninya, meskipun demikian tidak juga melemahkan atau mengguncang kesabarannya yang tetap tegak.

Ada dua ayat yang menggambarkan kondisinya. Pertama, bahwa Allah SWT tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik, termasuk bersikap sabar.

Kedua, ayat ini merupakan kunci keberhasilan meskipun Nabi Yusuf menghadapi berbagai rintangan. Firman pertama pada surah Yusuf ayat 56, “Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri ini (Mesir); untuk tinggal di mana saja yang dia kehendaki. Kami melimpahkan rahmat kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik.”

Berhubungan dengan ayat ini, Imam Syafi’i pernah ditanya, "Manakah yang lebih utama bagi seorang Mukmin; diberi cobaan (kesusahan) atau diberi posisi?”

Ia menjawab, "Tidaklah pemberian posisi itu kecuali setelah mengalami cobaan berat! Sesungguhnya Allah SWT telah menguji atau memberi cobaan berat kepada Yusuf sebelum memberikan posisi kepadanya.”

Adapun firman selanjutnya dalam surah Yusuf ayat 90, “Mereka berkata, 'Apakah engkau benar-benar Yusuf?' Dia (Yusuf) menjawab, 'Aku Yusuf dan ini saudaraku. Sungguh, Allah telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami. Sesungguhnya barangsiapa bertakwa dan bersabar, maka sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik'."

Ada kunci keberhasilan sehingga mengangkat Yusuf pada kedudukan yang tinggi dan mulia, yaitu takwa dan sabar. Takwa mempunyai makna semua kebaikan dan sabar yang bermakna segenap kebajikan.

 
Ada kunci keberhasilan sehingga mengangkat Yusuf pada kedudukan yang tinggi dan mulia, yaitu takwa dan sabar.
 
 

Jika keduanya terhimpun dalam pribadi seseorang, maka dia termasuk orang-orang yang berbuat baik dan Allah SWT tidak menyia-nyiakan pahala mereka. Itu ada pada diri Nabi Yusuf.

Cobaan yang paling berat ketika sesuatu itu bisa dilakukan. Hal ini dialami Nabi Yusuf saat menduduki pos kementerian yang saat itu memungkinkan untuk hidup bermewahan. Namun yang paling berat saat cobaan ajakan berzina oleh istri al-Aziz, mengapa?

Pertama, usia muda dan jejaka, sehingga dorongan yang sangat kuat untuk melakukannya. Kedua, wanita yang menggoda berparas cantik dan berkedudukan (istri al-Aziz) adalah tuannya yang mengajak.

Ketiga, Nabi Yusuf sebagai budak. Kebebasan seorang budak sangat berbeda dengan orang yang merdeka. Keempat, sebagai orang asing di suatu negeri rasa malunya lebih rendah dibandingkan berada di lingkungan keluarga maupun teman-temannya.

Kelima, wanita cantik ini memberi pilihan, mengikuti nafsunya atau akan dipenjarakan.
Kesabaran dalam menghadapi cobaan zina ini jauh lebih berat saat dia disingkirkan saudara-saudaranya.

Saat itu, dia tidak mempunyai pilihan atau ikhtiar kecuali harus bersabar dan menghadapinya. Sedangkan kesabaran dalam menolak nafsu wanita tersebut adalah kesabaran yang bersifat ikhtiar dan hal ini didukung oleh kondisi di atas.

Bagaimana sikap Nabi Yusuf dalam ancaman tersebut? Pilihannya jika mengalahkan keteguhannya dan berzina, dia menjadi orang yang fasik (cobaan agama). Sedangkan cobaan dunianya adalah masuk penjara sehingga menjadi orang hina.

 
Nabi Yusuf memilih dipenjara, mengorbankan dunianya demi agama, mengorbankan kebebasannya demi menyelamatkan akidah.
 
 

Nabi Yusuf memilih dipenjara, mengorbankan dunianya demi agama, mengorbankan kebebasannya demi menyelamatkan akidah, seraya berucap, "Rabbi, penjara itu lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan daripadaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang bodoh.” ( QS Yusuf [12]: 33 ).

Ini keteguhan dan kesabaran seseorang hamba-Nya tentu bisa kita jadikan acuan. Kondisi saat ini memang jika kita amati, para kepala daerah yang tersangkut urusan hukum, sebagian besar masalahnya memerlukan kesabaran yang bersifat ikhtiar.

Kadangkala penulis bermimpi dalam proses pilkada ada beberapa calon yang nantinya sudah mempunyai bekal kesabaran yang bersifat ikhtiar, sehingga cobaan-cobaan dapat dilalui dengan baik.

Kita berharap semoga para kepala daerah akan lebih mementingan agamanya daripada dunia, sehingga dalam menjalankan pemerintahan lebih banyak bersifat melayani masyarakat dan merasa terhina jika ditemukan masyarakatnya masih ada yang miskin.

Semoga Allah SWT meneguhkan kesabaran para prmimpin negeri ini layaknya Nabi Yusuf.

 

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PENTINGNYA KEJUJURAN DALAM KEHIDUPAN

ASSALAMU’ALAIKUM  WARAHMATULLAHI  WABARAKATUH Segala puji syukur mari sama-sama kita panjatkan kehadhirat  ALLAH  SWT yang telah memberikan kesehatan dan keku

05/03/2024 12:21 - Oleh chotaman - Dilihat 1 kali
Keutamaan Bulan Ramadhan

Ramadhan adalah bulan yang mulia dan penuh berkah, dengan Ramadhan kita dapat berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Ibarat lahan yang subur akan senantiasa t

04/03/2024 08:36 - Oleh chotaman - Dilihat 2 kali
Sejarah Banjir Jakarta dari Zaman Tarumanegara hingga Hindia Belanda

Jakarta identik dengan istilah kota langganan banjir. Tiap kali hujan deras, beberapa daerah di Jakarta hampir selalu tergenang banjir. Salah satu penyebab utamanya adalah karena perila

19/01/2024 10:56 - Oleh chotaman - Dilihat 189 kali
Kisah Mukjizat Nabi Muhammad: Memancarkan Air di Sela-sela Jari

Humas mtsn 23 - Mukjizat dikaruniai oleh Allah SWT kepada para nabi dengan tujuan membantu utusanNya menjalankan tugas kenabian mereka. Termasuk Nabi Muhammad SAW yang disebut dikarunia

08/01/2024 10:56 - Oleh chotaman - Dilihat 334 kali
Kisah Nabi Muhammad Membelah Bulan

Kisah Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم membelah bulan benar-benar menakjubkan hingga membuat Raja penyembah berhala dari Syam, Habib bin Malik bersyahadat dan sujud syuku

05/01/2024 14:08 - Oleh chotaman - Dilihat 1494 kali
Sejarah Pembentukan Kementerian Agama

Usulan pembentukan Kementerian Agama pertama kali disampaikan oleh Mr. Muhammad Yamin dalam Rapat Besar (Sidang) Badan Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BP

02/01/2024 12:06 - Oleh chotaman - Dilihat 219 kali
Biografi Singkat Guru Sekumpul, Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Martapura

Guru Sekumpul atau Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari, lahir di Desa Tunggul Irang, Kota Martapura pada 11 Februari 1942. Ulama besar asal Kalimantan Selatan ini meninggal

18/12/2023 10:00 - Oleh chotaman - Dilihat 4549 kali
KH. Muhammad Dimyathi al-Bantani (Abuya Dimyathi)

KELAHIRANKH. Muhammad Dimyathi atau yang kerap disapa dengan panggilan Abuya Dimyathi atau Mbah Dim lahir lahir sekitar pada tahun 1925 di Banten. Beliau merupakan putra dari pasangan H

18/12/2023 09:21 - Oleh chotaman - Dilihat 594 kali
Disunnahkan Puasa, Ini Alasan di Balik Penamaan Ayyamul Bidh

Umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa sunnah pada setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan-bulan Hijriah. Hari-hari ini disebut dengan ayyamul bidh.Dalam hadits tersebut, disebut siapa ya

13/12/2023 09:13 - Oleh chotaman - Dilihat 202 kali
Ini Dia, Para Ulama Penyebar Islam di Jawa Sebelum Wali Songo

Islam mulai menguat di Jawa sejak sekitar abad ke-15. Ajarannya yang mampu beradaptasi dengan kultur dan budaya penduduk lokal sedikit demi sedikit menggerus keberadaan dua agama besar

12/12/2023 12:57 - Oleh chotaman - Dilihat 1764 kali