• MTS NEGERI 23 JAKARTA
  • DUA TIGA

Sumayyah binti Khabath, Syahidah Pertama Islam

Saat memeluk Islam, tiada yang lebih tinggi cita-citanya selain diwafatkan di jalan Allah SWT. Balasan orang yang syahid saat membela agama Allah begitu tinggi. Salah satunya masuk surga tanpa hisab. Begitu luar biasanya pahala syahid, tentu lebih utama bagi syahidah pertama yang membela agama Islam.

Gelar itu disematkan kepada sosok nan teguh, Sumayyah Binti Khabath. Ia termasuk salah seorang dari tujuh wanita pertama yang memeluk Islam. Namun sebagaimana pemeluk-pemeluk awal Islam, keislaman Sumayyah tidak pernah mudah. Ia menjadi langganan siksaan kaum kafir Quraisy hingga menjemput cita-citanya untuk bertemu Rabb-nya.

Sumayyah bukanlah lahir dari kalangan bangsawan. Ia adalah sahaya dari Abu Hudzaifah bin al-Mughirah. Suaminya bernama Yasir bin Amir. Yasir dan Sumayyah merupakan dua sejoli yang menjemput takdir syahid di bawah siksaan Abu Jahal.

Yasir bukanlah penduduk asli Makkah. Yasir dan saudaranya merupakan pedagang dari Yaman. Ia datang ke Makkah untuk mencari saudaranya yang lain. Setelah urusan selesai, saudaranya kembali pulang namun tidak dengan Yasir. Ia merasa menemukan kenyamanan di Makkah. Ia memilih menetap di sana.

Sebagai pendatang, ia tak memiliki sekutu dan perlindungan. Kedudukannya sangat lemah dalam sistem masyarakat jahiliyah. Ia pun menjalin persaudaraan dengan Abu Hudzaifah. Abu Hudzaifah juga akhirnya menikahkan Sumayyah dengan Yasir.

Pernikahan keduanya melahirkan Ammar dan Abdullah. Setelah melahirkan Ammar, Hudzaifah memerdekaan Sumayyah. Tak lama kemudian, Hudzaifah meninggal. Akibatnya, keluarga Yasir termasuk keluarga yang tak memiliki perlindungan. Kemudian, Bani Makhzum mengambil alih perlindungan keluarga Yasir dan Sumayyah.

Saat Islam datang menerangi dunia lewat diri Nabi Muhammad SAW, Ammar yang beranjak dewasa tak kuasa untuk menolak Islam. Ia begitu tenteram dengan ajaran baru ini. Ia pun mengajak kedua orang tuanya untuk memeluk Islam. Tanpa berpikir panjang, Yasir dan Sumayyah langsung berikrar tiada sesembahan selain Allah dan Muhammad SAW adalah utusan Allah.

Keislaman keluarga Yasir ini diketahui pembesar kafir Quraisy, termasuk Bani Makhzum yang melindungi mereka. Karena kedudukan keluarga Yasir yang lemah dalam struktur masyarakat di Makkah, mereka pun menjadi sasaran berbagai jenis siksaan yang mengerikan.

 Saat itu, Islam belum kuat. Sehingga banyak sahabat atau sahaya yang disiksa majikannya karena memeluk Islam. Rasulullah SAW pun tak dapat berbuat banyak. Yasir, Sumayyah, dan Ammar diseret dari jalanan dan dipanggang di bawah terik mentari di padang pasir.

Mereka dipaksa untuk meninggalkan keyakinan tauhid dan kembali ke ajaran nenek moyang. Namun, keluarga Yasir tetap teguh dalam pendirian mereka. Baju besi pun dipakaikan ke keluarga yang teguh hati ini. Panas matahari yang menyengat semakin membara dengan baju besi.

Tak berhenti di situ, cambuk dan kerikil panas terus mendera mereka. Namun, hanya teriakan tauhid yang meluncur dari bibir Sumayyah yang lemah.

Mendengar berbagai siksaan yang mendera keluarga Sumayyah, Rasulullah SAW hanya sanggup berdoa, “Bersabarlah keluarga Yasir. Sesungguhnya balasan kalian adalah surga.” Janji Rasulullah SAW inilah yang semakin meneguhkan keimanan keluarga Yasir.

Hingga di tengah berbagai siksaan, Sumayyah menantang Abu Jahal yang mulai putus asa menyiksa mereka. Mendapat tantangan dari seorang wanita maka jatuhlah wibawa seorang Abu Jahal. Tanpa ampun ia mengambil tombak dan menyasar tubuh mulia Sumayyah. 

Hingga jasad dan ruh Sumayyah berpisah, namun untuk hidup abadi menjemput janji Rasulullah di surga. Sumayyah menjadi wanita pertama yang syahid di jalan Allah. Tak lama kemudian suaminya, Yasir, menyusul menghadap Rabb semesta alam. Mereka berdua syahid pada tahun ketujuh sebelum hijrah.

Yasir dan Sumayyah digambarkan sebagai orang-orang yang dijanjikan Allah kehidupan yang lebih baik. Sesuai dengan surah an-Nahl ayat 41, “Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui.”

Karena peristiwa ini juga, kedudukan Ammar di kalangan sahabat menjadi mulia. Ammar pun selalu mengikuti perjuangan Rasulullah dalam setiap perang melawan kaum kafir.

Ia digambarkan Rasulullah SAW dengan ungkapan, “Putra Sumayyah itu tidak pernah dihadapkan pada dua perkara, kecuali ia memilih yang paling baik di antara keduanya.”

Dan, sewaktu terjadi selisih paham antara Khalid bin Walid dan Ammar, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang memusuhi Ammar maka ia akan dimusuhi Allah. Dan siapa yang membenci Ammar maka ia akan dibenci Allah!”

Maka tak ada pilihan bagi Khalid bin Walid, yang digelari pedang Allah yang terhunus itu, selain segera mendatangi Ammar untuk mengakui kekhilafannya dan meminta maaf. Ammar wafat pada usia 93 tahun saat Perang Shiffin.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PENGUMUMAN KELULUSAN TAHUN 2023/2024

Kepada seluruh peserta didik kelas IX tahun 2023/2024 disilahkan di cek informasi kelulusannya di https://skl2020.mtsn23jkt.sch.id dimulai tanggal 10 Juni 2024 jam 08.00 sd 11

09/06/2024 14:29 - Oleh chotaman - Dilihat 370 kali
Jejak Makam Abu Lahab, Simbol Sejarah Kelam Masa Awal Islam

Di antara hamparan bukit tandus di Jiyad,  Mekkah, terdapat sebuah makam yang dikenal sebagai Makam Abu Lahab. Sosok Abu Lahab, paman Nabi Muhammad SAW, dikena

04/06/2024 08:01 - Oleh chotaman - Dilihat 49 kali
Jabal Rahmah, tanda Cinta dan Kasih Sayang Allah SWT.

Cinta dan kasih sayang selalu menjadi misteri bagi manusia. Suatu ketika begitu menggairahkan dan penuh gelora, namun tak jarang menimbulkan tragedi dan nestapa. Sejarah dipenuhi dengan

03/06/2024 11:11 - Oleh chotaman - Dilihat 59 kali
Hukum Mengadakan Walimatus Safar bagi Jemaah Haji dan Umrah

Salah satu tradisi di kalangan umat Muslim Indonesia adalah mengadakan walimatus safar haji dan umrah. Walimah berarti “pesta” dan safar artinya “perjalanan”. Ja

31/05/2024 11:00 - Oleh chotaman - Dilihat 86 kali
Impressive Ekskul Robotic, Inilah 5 Manfaat Yang Anda Perlu Ketahui!

Ekskul robotic merupakan tempat dan kegiatan bagi siswa yang sangat dinanti. Siswa belajar banyak dari kegiatan ini. Dari membuat organisasi hingga membimbing bakat mereka yang mungkin

30/05/2024 07:01 - Oleh chotaman - Dilihat 79 kali
Sejarah Gelar Haji Di Indonesia

 Setiap umat Muslim di Indonesia yang sudah selesai ibadah haji di Mekah, akan mendapat gelar “Haji” atau “Hajjah”  di depan nama mere

29/05/2024 14:36 - Oleh chotaman - Dilihat 97 kali
7 Peristiwa Penting di Bulan Dzulqa'dah, Termasuk Haji Wada

Jakarta - Bulan Dzulqa'dah merupakan bulan ke-11 dalam kalender Hijriah. Dzulqa'dah juga termasuk salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT (asyharul hurum). Di bulan ini ba

29/05/2024 08:06 - Oleh chotaman - Dilihat 112 kali
Membangun Kedekatan dan Hubungan Baik antara Guru, Siswa, dan Orang Tua

Hubungan yang harmonis antara guru, orang tua, dan siswa akan membuat kegiatan pembelajaran berjalan dengan lancar. Relasi orangtua dan guru dapat berpengaruh

28/05/2024 07:42 - Oleh chotaman - Dilihat 88 kali
Sejarah Singkat Imam Bukhari

Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari   Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara, Uzbekistan, Asia Tengah. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismai

27/05/2024 11:29 - Oleh chotaman - Dilihat 110 kali
Pahami Keutamaan dan Manfaat Menghafal Al-Quran untuk Dunia dan Akhirat

Al Quran dalam Agama Islam merupakan kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril secara berangsur-angsur Al Quran juga menjadi salah satu

07/05/2024 09:08 - Oleh chotaman - Dilihat 280 kali