• MTS NEGERI 23 JAKARTA
  • DUA TIGA

Berburu Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadan

Sepuluh hari terakhir bulan Ramadan merupakan waktu yang penuh berkah dan keutamaan. Pada waktu ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan intensitas ibadah dengan berbagai amalan saleh, seperti salat malam, tadarus Al-Quran, zakat, dan sedekah.
Hal ini karena pada 10 hari terakhir terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih mulia daripada seribu bulan. Lailatul Qadar merupakan malam istimewa yang penuh kemuliaan dan keistimewaan.

Allah SWT menurunkan malaikat dan rahmat-Nya pada malam ini. Bagi mereka yang beribadah dengan penuh keikhlasan pada malam Lailatul Qadar, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa mereka dan memberikan pahala yang berlimpah.
Pada malam Lailatul Qadar, umat Islam berkesempatan untuk mendapatkan pahala yang luar biasa, yaitu lebih besar dari pahala beribadah selama seribu bulan. Keistimewaan ini dijelaskan dalam Al-Qur'an surat Al-Qadr ayat 3:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ۝٣
Artinya: Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan.

Dilansir dari buku Islam Rahmat Bagi Alam Semesta oleh Tim Penceramah Jakarta Islamic Centre, yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah salat dan amalan baik pada malam lailatul qadar lebih baik dari salat dan amalan lain di 1000 bulan lain yang tidak terdapat lailatul qadar.


Berburu Malam Lailatul Qadar dengan Iktikaf
Dilansir dari buku 10 Malam Akhir Ramadhan oleh Shabri Shaleh Anwar, malam Lailatul Qadar berada di 10 hari terakhir di malam ganjil bulan Ramadan.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: "Dari Aisyah radhiyallahu anha bahwa Rasulullah bersabda: 'Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan."

Umat Islam dianjurkan untuk berburu malam lailatul qadar dengan memperbanyak ibadah pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah dengan melakukan i'tikaf.

Dilansir dari buku Sukses Berburu Lailatul Qadar oleh Muhammad Adam Hussein, S.Pd, M.QHi, maksud dari iktikaf adalah mengkonsentrasikan hati agar beribadah penuh pada Allah.

Iktikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat untuk beribadah kepada Allah SWT. Dengan iktikaf, seorang Muslim dapat fokus beribadah kepada Allah SWT tanpa terhalang oleh kesibukan duniawi.

Amalan Malam Lailatul Qadar
Berikut adalah beberapa contoh amalan ibadah yang dapat dilakukan selama 10 hari terakhir bulan Ramadan untuk mencari malam Lailatul Qadar:

1. Salat Malam
Menunaikan salat malam atau tahajjud sangat disarankan. Salat malam adalah waktu yang istimewa untuk berkomunikasi langsung dengan Allah SWT, memohon ampunan, memperbaiki hubungan dengan-Nya, serta memohon keberkahan.

2. Membaca Al-Qur'an
Membaca dan mengkaji Al-Qur'an juga sangat dianjurkan saat malam Lailatul Qadar. Umat Islam disarankan untuk banyak membaca Al-Qur'an, merenungkan maknanya, dan berusaha mengamalkan ajaran-ajarannya.

3. Dzikir
Dzikir adalah cara mengingat Allah SWT dengan mengucapkan kalimat-kalimat tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil. Dengan berdzikir di malam yang penuh berkah ini, umat Islam dapat menenangkan hati, meningkatkan keimanan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

4. Berdoa
Berdoa merupakan salah satu amalan yang sangat disarankan saat malam Lailatul Qadar. Umat Islam diajak untuk merenungkan dosa-dosa, memohon ampunan Allah SWT, meminta perlindungan, serta mendoakan diri sendiri dan orang lain.



Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Kartini, Santriwati Kesayangan Mbah Sholeh Darat

Satu keping sejarah Kartini yang belum banyak terungkap adalah hubungan dia dengan Mbah Sholeh Darat, ulama yang mempengaruhi kehidupan spiritual Kartini. Raden Ajeng Kartini yang lahi

23/04/2024 08:14 - Oleh chotaman - Dilihat 2 kali
7 Keistimewaan Lailatul Qadar

1- Lailatul Qadar adalah waktu diturunkannya Al Qur’an Ibnu ‘Abbas dan selainnya mengatakan, “Allah menurunkan Al Qur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfu

01/04/2024 12:20 - Oleh chotaman - Dilihat 68 kali
Biografi Hasan al-Bashri: Ulama Besar Murid para Sahabat Nabi

Salah satu tokoh penting dalam dunia Islam adalah Imam Hasan al-Bashri. Ia adalah seorang ulama sufi yang banyak dinukil petuah-petuah bijaksananya. Bila dirunut dari latar be

06/03/2024 10:24 - Oleh chotaman - Dilihat 173 kali
PENTINGNYA KEJUJURAN DALAM KEHIDUPAN

ASSALAMU’ALAIKUM  WARAHMATULLAHI  WABARAKATUH Segala puji syukur mari sama-sama kita panjatkan kehadhirat  ALLAH  SWT yang telah memberikan kesehatan dan keku

05/03/2024 12:21 - Oleh chotaman - Dilihat 153 kali
Keutamaan Bulan Ramadhan

Ramadhan adalah bulan yang mulia dan penuh berkah, dengan Ramadhan kita dapat berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Ibarat lahan yang subur akan senantiasa t

04/03/2024 08:36 - Oleh chotaman - Dilihat 164 kali
Sejarah Banjir Jakarta dari Zaman Tarumanegara hingga Hindia Belanda

Jakarta identik dengan istilah kota langganan banjir. Tiap kali hujan deras, beberapa daerah di Jakarta hampir selalu tergenang banjir. Salah satu penyebab utamanya adalah karena perila

19/01/2024 10:56 - Oleh chotaman - Dilihat 346 kali
Kisah Mukjizat Nabi Muhammad: Memancarkan Air di Sela-sela Jari

Humas mtsn 23 - Mukjizat dikaruniai oleh Allah SWT kepada para nabi dengan tujuan membantu utusanNya menjalankan tugas kenabian mereka. Termasuk Nabi Muhammad SAW yang disebut dikarunia

08/01/2024 10:56 - Oleh chotaman - Dilihat 632 kali
Kisah Nabi Muhammad Membelah Bulan

Kisah Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم membelah bulan benar-benar menakjubkan hingga membuat Raja penyembah berhala dari Syam, Habib bin Malik bersyahadat dan sujud syuku

05/01/2024 14:08 - Oleh chotaman - Dilihat 4028 kali
Sejarah Pembentukan Kementerian Agama

Usulan pembentukan Kementerian Agama pertama kali disampaikan oleh Mr. Muhammad Yamin dalam Rapat Besar (Sidang) Badan Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BP

02/01/2024 12:06 - Oleh chotaman - Dilihat 315 kali
Biografi Singkat Guru Sekumpul, Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Martapura

Guru Sekumpul atau Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari, lahir di Desa Tunggul Irang, Kota Martapura pada 11 Februari 1942. Ulama besar asal Kalimantan Selatan ini meninggal

18/12/2023 10:00 - Oleh chotaman - Dilihat 7243 kali