• MTS NEGERI 23 JAKARTA
  • DUA TIGA

Kisah Mukjizat Nabi Muhammad: Memancarkan Air di Sela-sela Jari

Humas mtsn 23 - Mukjizat dikaruniai oleh Allah SWT kepada para nabi dengan tujuan membantu utusanNya menjalankan tugas kenabian mereka. Termasuk Nabi Muhammad SAW yang disebut dikaruniai salah satu mukjizat memancarkan air di sela-sela jarinya.
Hal itu dapat dibuktikan melalui keterangan-keterangan hadits yang diceritakan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW. Ibnul Jauzi dalam buku Al Wafa merangkum hadits-hadits yang menceritakan fenomena luar biasa berupa pancaran air yang keluar dari sela jari jemari Nabi Muhammad SAW

Air-air tersebut biasanya digunakan oleh para sahabat dan muslim di sekitar Nabi Muhammad SAW untuk berwudhu maupun melepas dahaga ketika kehabisan air

Kisah pertama, mukjizat Nabi Muhammad SAW ini terabadikan dalam riwayat hadits pada Kitab Fadha'il ash Shahabah yang diceritakan Anas bin Malik. Ia berkata, "Aku melihat Rasulullah SAW saat waktu sholat Ashar tiba. Ketika itu, orang-orang mencari air untuk berwudhu, namun mereka tidak mendapatkannya."

Saat itu, Nabi Muhammad SAW dikisahkan berada di sebuah Zawra atau sebutan untuk tempat yang agak tinggi terletak di dekat Masjid Nabawi. Nabi Muhammad SAW diketahui memasukkan tangannya ke dalam sebuah wadah.

Atas izin Allah SWT, air secara mendadak memancar dari jari-jemari beliau. Para kaum muslimin saat itu pun berwudhu dari air tersebut.

Qatadah yang mendengar kisah ini pun bertanya pada Anas, "Berapa jumlah kalian saat itu?"

Anas menjawab, "Sekitar tiga ratus orang," (HR Bukhari dan Muslim).

Bukti lainnya terangkum dalam sejumlah kitab shahih terutama dari shahih Bukhari dan Muslim. Ada salah satu riwayat yang berasal dari Salim bin Abi al Ju'd dari Jabir bin Abdillah al Anshari RA yang berkata,

"Pada saat melakukan perjalanan Hudaibiyah, para sahabat mengalami kehausan. Sementara, di hadapan Nabi Muhammad SAW terdapat kantong dari kulit. Kemudian beliau berwudhu."

Melihat Nabi Muhammad SAW berwudhu lewat kantong tersebut, para sahabat pun menghampiri beliau. Nabi Muhammad SAW kemudain bertanya, "Ada apa dengan kalian?"

Para sahabat menjawab, "Kami tidak memiliki air untuk berwudhu dan untuk minum kecuali yang ada di depanmu ini."

Lantas, Nabi Muhammad SAW pun memasukkan tangannya ke dalam kantong air tersebut. Seketika air memancar dari jari jemarinya bak sumber mata air. Para sahabat pun mengambil air untuk wudhu dan minum dari pancaran air tersebut.

Salim bertanya pada Jabir, "Berapa jumlah kalian waktu itu?"

Jabir berkata, "Andaikan jumlah kami 100 ribu tentu masih cukup. Namun, ketika itu, jumlah kamihanya seribu lima ratus orang." (HR Bukhari dan Muslim dalam Bab al Manaqib, al Maghzai, dan al Imarah).

Peristiwa serupa juga disaksikan oleh Ibnu Abbas RA. Ia menceritakan, saat itu, Rasulullah SAW dan para sahabat tengah melakukan perjalanan pada suatu pagi. Ternyata, mereka telah kehabisan persediaan air.

Seseorang pun mengadukan hal itu pada Nabi Muhammad SAW, "Wahai Rasulullah, persediaan air di kalangan para prajurit telah habis,"

Kemudian beliau bertanya, "Apakah kamu mempunyai sedikit air?"

"Ya," jawab orang itu.

"Kalau begitu bahwa air itu padaku," Setelahnya, orang tersebut membawa sebuah wadah kepunyaannya yang berisi sedikit air.

Nabi Muhammad SAW pun terlihat meletakkan jari jemari tangannya di bibir wadah sambil merenggangkannya. Tiba-tiba, ada sumber air memancar dari sela-sela jarinya.

Lalu, beliau pun meminta Bilal bin Rabbah untuk menyerukan panggilan wudhu pada muslim yang lain, "Panggilah orang-orang untuk berwudhu dari air yang diberkahi ini." (HR Ahmad dan Al Baihaqi).

Ulama Tafsir Al Qurthubi berpendapat mengenai kisah-kisah air yang terpancar dari jari jemari Nabi Muhammad SAW yang disebutkan dalam hadits. Menurutnya, berdasarkan perbedaan keterangan jumlah orang yang mendapat manfaat air tersebut berarti ihwal mukjizat sering terulang di berbagai tempat

Kisah ini juga dituturkan dari banyak jalur yang menunjukkan bahwa penggabungan jalur-jalur tersebut merupakan ilmu yang pasti yang dapat diambil manfaatnya dari at tawatur al maknawi. Belum pernah terdengar mukjizat seperti ini selain dari Nabi Muhammad," katanya diterjemahkan Syaikh Abdul Majid Az-Zandani dalam buku Ensiklopedi Iman.

At tawatur al maknawi sendiri dimaknai sebagai sekelompok orang yang mustahil berdusta meriwayatkan sebuah peristiwa tertentu. Ulama Iyadh juga berpendapat, kisah-kisah di atas diriwayatkan oleh sekelompok orang terpercaya.

"Kisah ini diriwayatkan oleh sekelompok orang terpercaya dari kelompok orang banyak dari banyak orang yang berhubungan dengan para sahabat [Nabi Muhammad SAW]," jelasnya.


Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Santunan Anak Yatim 10 Muharram

Menyantuni anak yatim menjadi salah satu amal saleh yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Amalan ini bisa dikerjakan pada 10 Muharram.Dalam kalender Islam, Muharram menjadi salah satu bul

18/07/2024 08:18 - Oleh chotaman - Dilihat 37 kali
Kumpulan catatan wali kelas di raport yang memotivasi

Dalam artikel ini kami sajikan kumpulan catatan wali kelas di raport yang memotivasi, menyentuh, dan singkat. Selain deretan angka yang menjadi jejak langkah para siswa dalam menapaki

21/06/2024 13:47 - Oleh chotaman - Dilihat 245 kali
Pembagian Raport Sebagai Sarana Evaluasi & Motivasi Bagi Peserta Didik

Setelah satu tahun belajar di MTs Negeri 23 Jakarta, saatnya seluruh siswa peserta didik kelas 7 dan 8 mendapatkan laporan hasil belajar (Raport) sebagai bahan evaluasi sekaigus menguku

21/06/2024 08:32 - Oleh chotaman - Dilihat 196 kali
PENGUMUMAN KELULUSAN TAHUN 2023/2024

Kepada seluruh peserta didik kelas IX tahun 2023/2024 disilahkan di cek informasi kelulusannya di https://skl2020.mtsn23jkt.sch.id dimulai tanggal 10 Juni 2024 jam 08.00 sd 11

09/06/2024 14:29 - Oleh chotaman - Dilihat 677 kali
Sumayyah binti Khabath, Syahidah Pertama Islam

Saat memeluk Islam, tiada yang lebih tinggi cita-citanya selain diwafatkan di jalan Allah SWT. Balasan orang yang syahid saat membela agama Allah begitu tinggi. Salah satunya masuk surg

04/06/2024 08:20 - Oleh chotaman - Dilihat 259 kali
Jejak Makam Abu Lahab, Simbol Sejarah Kelam Masa Awal Islam

Di antara hamparan bukit tandus di Jiyad,  Mekkah, terdapat sebuah makam yang dikenal sebagai Makam Abu Lahab. Sosok Abu Lahab, paman Nabi Muhammad SAW, dikena

04/06/2024 08:01 - Oleh chotaman - Dilihat 376 kali
Jabal Rahmah, tanda Cinta dan Kasih Sayang Allah SWT.

Cinta dan kasih sayang selalu menjadi misteri bagi manusia. Suatu ketika begitu menggairahkan dan penuh gelora, namun tak jarang menimbulkan tragedi dan nestapa. Sejarah dipenuhi dengan

03/06/2024 11:11 - Oleh chotaman - Dilihat 205 kali
Hukum Mengadakan Walimatus Safar bagi Jemaah Haji dan Umrah

Salah satu tradisi di kalangan umat Muslim Indonesia adalah mengadakan walimatus safar haji dan umrah. Walimah berarti “pesta” dan safar artinya “perjalanan”. Ja

31/05/2024 11:00 - Oleh chotaman - Dilihat 234 kali
Impressive Ekskul Robotic, Inilah 5 Manfaat Yang Anda Perlu Ketahui!

Ekskul robotic merupakan tempat dan kegiatan bagi siswa yang sangat dinanti. Siswa belajar banyak dari kegiatan ini. Dari membuat organisasi hingga membimbing bakat mereka yang mungkin

30/05/2024 07:01 - Oleh chotaman - Dilihat 222 kali
Sejarah Gelar Haji Di Indonesia

 Setiap umat Muslim di Indonesia yang sudah selesai ibadah haji di Mekah, akan mendapat gelar “Haji” atau “Hajjah”  di depan nama mere

29/05/2024 14:36 - Oleh chotaman - Dilihat 212 kali